Beranda | Ekonomi Bisnis | Ekspektasi Suku Bunga The Fed Meredup, Harga Emas Merangkak Naik

Ekspektasi Suku Bunga The Fed Meredup, Harga Emas Merangkak Naik

Jakarta – berandanesia.online – Pergerakan harga emas mencatatkan kenaikan tipis pada sesi perdagangan Selasa (6/10/2026). Penguatan aset aman ini dipicu oleh berkurangnya proyeksi pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan The Federal Reserve pada Oktober 2026, kendati di saat bersamaan dolar Amerika Serikat dan imbal hasil obligasi pemerintah AS berada dalam tren tinggi.

Data pasar menunjukkan harga emas spot terangkat 0,3 persen hingga menyentuh US$ 4.152,04 per ons troi pada Selasa sore. Searah dengan pasar spot, kontrak emas berjangka AS pengiriman Desember 2026 turut naik 0,56 persen ke posisi US$ 4.180 per ons troi.

“Harga emas diperdagangkan di dekat level support penting, tepat di atas US$ 4.100. Hambatan ekonomi makro dari kenaikan imbal hasil riil dan penguatan dolar masih terus menekan minat investor,” kata Kepala Strategi Komoditas Saxo Bank, Ole Hansen, dikutip dari Reuters.

Di sisi lain, mata uang dolar AS mempertahankan posisi kuatnya usai reli pada Senin (5/10/2026), yang berimbas pada meningkatnya biaya pembelian komoditas bagi pemegang mata uang lain. Tekanan lanjutan juga bersumber dari imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 10 tahun dan 30 tahun yang sempat menyentuh rekor tertinggi baru dalam kurun 24 tahun terakhir.

Surutnya spekulasi lonjakan suku bunga acuan berakar dari data pertumbuhan tenaga kerja AS periode September 2026 yang berada di bawah perkiraan. Berdasarkan pemantauan CME FedWatch Tool, probabilitas The Fed menaikkan suku bunga pada Oktober 2026 kini tersisa sekitar 21 persen, walaupun peluang kenaikan pada Desember 2026 masih dominan di kisaran 70 persen. Tingginya suku bunga umumnya membatasi daya tarik emas lantaran komoditas ini tidak memberikan imbal hasil.

Sementara itu, pergerakan komoditas logam lainnya cenderung bervariasi. Harga perak bertahan stagnan di level US$ 61,10 per ons troi. Adapun platinum terkoreksi 0,6 persen ke angka US$ 1.710,71 per ons troi, dan paladium melorot 1 persen menjadi US$ 1.160,66 per ons troi.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *